Sate Nasgor dan Rendang Memikat Peserta WEF di Davos

Sate Nasgor dan Rendang Memikat Peserta WEF di Davos
ARTIKEL LAIN

Swiss – DMC : Ternyata tiga masakan khas Indonesia yaitu sate, nasi goreng, dan rendang memikat para pengunjung Indonesian Coco Night di sela penyelenggaraaan pertemuan World Economic Forum (WEF)  di Hotel Seehof, Davos, Swiss, Kamis (26/1) malam waktu setempat.

Jamuan makan malam yang diselenggarakan delegasi Pemerintah RI yang dipimpin Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Pangestu, dan Menteri Perdagangan, Gita Wiryawan ini hadiri lebih dari 300 orang peserta WEF. Jamuan makan malam disajikan dan  dipersiapkan oleh Vinder Tengker yang dibantu oleh empat koki dari Asocciation of Chef Indonesia.

Lagu -lagu nusantara yang dilantunkan lagu oleh artis Ricky Johannes dan beberapa artis Indonesia lainnya juga disajikan jamuan makan malam tersebut.

Seni dan kuliner adalah kekuatan untuk menarik perhatian dunia. “Tujuan Coco Night ini untuk memperkenalkan kekayaan kuliner dan seni sebagai unsur soft power negeri kita untuk menarik perhatian dunia,” ujar Mari Pangestu.

“Rendang yang disajikan unik,” begitu komentar Walter Bizzari (CEO Swiss Asset Manager), pebisnis Swiss yang sedang mempersiapkan proyek pengolahan sampah di Indonesia.

Sementara itu, Bruno Jenny dari Swiss-Asian Chamber of Commerce mengatakan, “Prospek hubungan dagangan dan investasi Indonesia-Swiss amat menjanjikan dan interaksi para pengusaha Indonesia dan Swiss terus meningkat dalam lima tahun terakhir.”

Menemani para tamu, selain Mari Pangestu dan Gita Wiryawan, terlihat juga Dubes RI di Bern, Djoko Susilo, dan Kepala Tetap Perwakilan RI di Jenewa, Dian Triansyah Djani, serta beberapa pimpinan bisnis swasta dan BUMN, di antaranya Emirsyah Sattar (Garuda), Gatot Soewondo (BNI), Zulkifli Zaini (Mandiri), James Riyadi (Lippo Group), dan Anindya Bakrie (Bumi Resources).

(kliwon/antara/foto:bukandimsum)

Tinggalkan komentar, tanggapan, atau kritik untuk tulisan di atas. Kami berhak tidak menampilkan dan atau menghapus komentar jika tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau menyinggung SARA. Keberatan, laporan aduan maupun sanggahan tentang artikel yang kami tayangkan silakan dikirim melalui Form Pengaduan atau ke alamat email redaksi.

Tinggalkan Komentar

Cindelaras Media © 2010